Blog Detail - Penjelasan Mengenai Web Programing

Blog Detail

Penjelasan Mengenai Web Programing

Digitalindo - kali ini admin akan membahas mengenai Web Programing, berikut penjelasan yang admin berikan...

I. Pengenalan

World Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini. Internet mulai dikenal dan digunakan secara luas setelah adanya layanan WWW. WWW adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi. WWW berjalan dengan protokol HyperText Transfer Protokol (HTTP), dengan menggunakan HTTP dapat membuat user untuk mengakses suatu halaman web melalui protocol TCP/IP menjadi lebih mudah.

Halaman Web merupakan file teks murni (plain text) yang berisi sintaks-sintaks HTML yang dapat dibuka/dilihat/diterjemahkan dengan Internet Browser ketika Sintaks HTML mampu memuat konten text, gambar, audio, video, dan animasi.


II. Internet & Web Browser

Browser adalah sebuah program aplikasi atau software yang me-request dokumen-dokumen dari komputer-komputer yang terkoneksi internet (server) di seluruh dunia, dan menampilkan informasi dari dokumen tersebut pada window browser. Browser menampilkan sesuai instruksi (format) HTML yang dibuat pada dokumen tersebut.


III. Sejarah World Wide Web

  • Hypertext [Bush 1945, Nelson 1960’s], Awal '90-an, Tim Berners-Lee, sarjana fisika pada riset Nuklir Swiss (CERN) menciptakan HyperText Markup Language (HTML) dan Browser teks pertama: Lynx.
  • Pada saat ini Berners-Lee memimpin WWW Consorsium (W3C) lembaga yang menyusun standardisasi HTML dan dokumen web.
  • Tahun 1993: Browser grafis pertama: Mosaic dibuat oleh Andressen dan Eric Bina (mahasiswa University of Illinois)
  • Tahun 1994: Andressen kemudian bekerja untuk Netscape, dan membuat Netscape Navigator, browser grafis populer pertama
  • Tahun 1995: Microsoft membuat Internet Explorer
  • Pada saat ini Browser yang digunakan adalah: Mozilla FireFox, Opera, dll.

 

IV. Fakta

Browsing/surfing atau berselancar sudah merupakan aktivitas rutin sehari-hari. Internet menjadi sumber informasi yang tak terhingga! (apalagi dengan adanya Yahoo! dan Google). Jutaan halaman web baru bermunculan setiap hari. Konten web semakin bervariasi dan dapat dikontribusi oleh siapa saja, di mana saja.

 

V. Killer Appplication

1. Internet

  • Email
  • Online Games
  • Chat (mIRC, Yahoo Messenger)
  • Google Earth

2. Web Based

  • Search Engine (Yahoo!, Google)
  • Web Blog
  • Web Komunitas: Friendster, MySpace, Multiply, Hi5, Yahoo 360°, YouTube

 

VI. Kategori Web

Berdasarkan keter-update-an isi web:

  • Web Statis

Website ini merupakan website yang isi tampilannya selalu sama dan tidak akan pernah berubah kapan pun kita melihatnya dengan tampilannya selalu tetap dan tidak terkoneksi dengan database.(jika tidak di-update). Website ini hanya memungkinkan user untuk melihat isi dan informasi website tersebut tanpa bisa melakukan interaksi. yYng bisa dilakukan user hanyalah mengklik image dan link yang ada untuk berpindah dari halaman satu ke halaman yang lain. Website ini biasanya hanya berisi tag-tag HTML murni, CSS dan java script sebagai scripting language-nya.

  • Web Dinamis

Website yang isi tampilannya tidak statis. Website ini dibagi menjdi 2 bagian yaitu: 1. Client Side Technology Client side Technology adalah teknologi web programming dimana script dijalankan komputer client, tanpa berinteraksi dengan server. Di client slide teknlogi ini, code script sangat bergantung pada browaser yang digunakan. Contoh script: java script, VB script, ActiveX Contorl, Java Applets.

2. Server Side Technology Server Side Technology adalah teknologi web dengan script dijalankan di server, kemudian hasil dari pemrosesan itu kemudian dikirimkan ke client (browser) dalam bentuk HTML murni sehingga bisa ditampilkan oleh pengguna.

Keunggulan Server Side Technology: - Tidak tergantung pada browser - lebih aman, karena script di server tidak bisa dilihat browser - waktu load lebih cepat karena yang diunduh adalah dokumen HTML murni.

contoh script: PHP, ASP (Active Server Page), CGI (Common Gateway Interface).


HTML

Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. HTML merupakan pengembangan dari standar pemformatan dokumen teks yaitu Standard Generalized Markup Language (SGML). HTML sebenarnya adalah dokumen ASCII atau teks biasa, yang dirancang untuk tidak tergantung pada suatu sistem operasi tertentu.

HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya. Namun perkembangan resmi dikeluarkan pada bulan November 1995 oleh IETF (Internet Engineering Task Force). HTML 2.0 ini merupakan penyempurnaan dari HTML+ (1993). HTML 3.0 (1995) memberikan kemampuan lebih daripada versi sebelumnya. Sebuah usaha dari World Wide Web Consortium’s (W3C) HTML Working Group pada tahun 1996 menghasilkan HTML 3.2. HTML versi ini secara resmi diterbitkan pada bulan Januari 1997. HTML versi terbaru adalah HTML 4.01 yang dikeluarkan secara resmi oleh W3C pada tanggal 24 April 1998. HTML merupakan perbaikan dari HTML 4.0 yang lebih dulu diterbitkan. (18 Desember 1997).

 

XHTML

XHTML adalah sebuah kombinasi dari HTML dan XML (Extensible Markup Language) & merupakan bentuk sempurna (dalam arti, lebih ketat dan bersih dibandingkan HTML). Tujuan XHTML adalah menggantikan HTML. XHTML adalah bentuk HTML yang didefinisikan sebagai aplikasi XML yang berarti XHTML berisi semua elemen dalam HTML 4.01 dikombinasikan dengan sintaks XML. XHTML adalah bahasa markup sebagaimana HTML, tetapi dengan gaya bahasa lebih baik. XHTML merupakan versi HTML yang memenuhi persyaratan XML dan merupakan sebuah dokumen HTML, dan XHTML menjadi standar internasional dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh W3C (World Wide Web Consortium). Beberapa ciri dari XHTML:

   Elemen XHTML harus bersarang dengan sempurna.
   Elemen XHTML harus ditulis dalam huruf kecil
   Elemen XHTML harus selalu diakhiri tag penutup
   Dokumen XHTML harus memiliki satu root element

Dan sebagai contoh perbedaan dari HTML dan XHTML, lihat struktur standar berikut: Contoh HTML:

 <HTML>
   <HEAD>
   <TITLE>..........</TITLE>
   </HEAD>
   <BODY>.........</BODY>
   </HTML>
 

Contoh XHTML:

<!DOCTYPE.....>
   <html>
   <head>
   <title>........</title>
   <body>......</body>
   </html>


JHTML

JHTML yang merupakan singkatan dari Java Dynamic HTML adalah salah satu dari sekian banyak framework yang digunakan saat ini. JHTML memanfaatkan "Action" dari XML yang tertanam pada halaman HTML untuk secara dinamis menyusun halaman web. XML Action itu sendiri ditambahkan ke dalam halaman web kita untuk mempermudah pembuatan konten web dinamis.

Format XML Action :

<pager:insert page="page name"/>


JHTML dikembangkan oleh sebuah produk open source dari software house yang dikenal dengan nama Rio Software and Tecnologies Ltd.

 

Pemrograman Website

Dalam pemrograman website, dapat dibagi menurut berbagai sudut pandang. Berikut adalah susut pandang pemrograman website dilihat dari hak akses penggunanya.

1. Client Side Script :

  Script yang ditambahkan dalam dokumen html, dieksekusi oleh browser client. Contohnya adalah Javascript dan VBScript. Ciri dari Client Side Script adalah script yang ditambahkan (embedded) pada halaman web yang sebelumnya hanya disusun dengan sintaks HTML. Penambahan script ini mempunyai tujuan tertentu misalnya menampilkan jam dan tanggal yang up-to-date, membuat menu yang dinamis (misal: pull down menu), melakukan fungsi kontrol terhadap sebuah window, membuat animasi sederhana, membuat animasi mouse, maupun untuk validasi form.  
  Keuntungan dan kerugian Client Side Script adalah sebagai berikut.
  a. Keuntungan:
     -Waktu proses relatif cepat karena langsung dieksekusi oleh browser client
     -Tidak memerlukan web server untuk hosting
     -Dapat dieksekusi langsung oleh berbagai browser
  b. Kerugian:
     -Script bisa dilihat oleh pengguna
     -Script dapat di copy-paste
     -Tidak cocok untuk akses data atau database

2. Server Side Script:

  Script yang ditambahkan dalam dokumen html, dieksekusi oleh server, hasilnya dalam bentuk html yang dikirim ke client. Server Side ini digunakan untuk membuat aplikasi web atau konten-konten dinamis seperti news dan buku tamu. Contoh dari sisi server ini adalah beberapa bahasa pemrograman web seperti PHP(open source dan banyak digunakan luas), Active Server Pages (ASP) dan ASP.Net yaitu teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft, ColdFusion (CFM) yang dikembangkan oleh Macromedia, Java Server Pages dan Servlet yang dikembangkan oleh Sun Microsystem, Common Gateway Interface (CGI) yang dibuat dengan bahasa pemrograman C++ atau Perl, dan Server Side Include (SSI) seperti misalnya Frontpage Server Extension. Keuntungan dan kerugian Server Side Script adalah sebagai berikut.
  a. Keuntungan:
     -Script tidak bisa dilihat oleh pengguna, sehingga tidak dapat di-copy-paste
     -Cocok untuk akses data atau aplikasi database
     -Untuk membuat fitur-fitur tertentu yang berguna, misalnya: hit counter, user manajemen, disain yang dinamis, CMS, dll
  b. Kerugian:
     -Waktu proses relatif lebih lambat karena dieksekusi oleh server
     -Memerlukan web server untuk hosting

Contoh dari aplikasi berbasis web pada saat ini sangat banyak variannya karena sebuah pekerjaan yang semula dikerjakan dengan teknik manual maupun aplikasi offline dikembangkan ke aplikasi web based seperti:

  a. E-Commerce: describes the concept of conducting transactions between a buyer and a seller over an electronic network (Internet).
  b. E-Business: describes all aspects of doing business on/with/through the Internet. E-Business includes all aspects of E-commerce.
  c. E-Learning dan E-Government.
  d. Dan jenis E-E yang lainnya.

Sedangkan untuk para pengembang atau para developer dari website sendiri dapat dibagi dan dipisahkan menjadi beberapa aktor atau bagian seperti:

  a. Web Designer yang membuat desain web.
  b. Web Programmer yang membuat script untuk halaman web.
  c. Web Administrator yaitu sebagai administrator web.

Ketiga aktor inilah yang melakukan tahapan dalam sebuah pengembangan suatu website yang meliputi tahap Web Designing yaitu proses hingga jadi halaman-halaman web secara lengkap dan siap tayang dan tahapan berikutnya adalah Web Deploying yaitu proses untuk membuat website terpasang pada server internet dan dapat diakses orang lain.

 

CSS (Cascading Stylesheet)

CSS adalah bagian dari sebuah website yang khusus dibuat untuk mengatur tampilan sebuah website. Kita dapat mengontrol isi (konten) dan tampilan secara terpisah. Perubahan konten tidak mengharuskan kita melakukan perubahan tampilan, demikian juga sebaliknya. Teknologi CSS dimaksudkan untuk mempermudah perancangan web yang indah dan fleksibel. Fleksibilitas adalah hal yang tidak akan diperoleh jika menggunakan HTML saja. Satu file CSS (*.css) dapat digunakan untuk banyak halaman, sehingga perubahan desain visual untuk banyak halaman dapat dilakukan hanya melalui modifikasi satu file CSS. Beberapa penggunaan CSS pada saat ini adalah sebagai kontrol aspek visual keseluruhan halaman website serta untuk membuat layout yang standar (kolaborasi dengan XHTML). Dalam teknik pembuatan layout HTML terbagi menjadi beberapa tahapan sejarah yang berkembang dari waktu ke waktu seperti Frame adalah cara lama yang sekarang ini sudah jarang digunakan, kemudian berkembang ke teknologi Tabel yang disukai oleh sebagian besar designer web yang ada, dan kini berubah menjadi teknologi CSS yang merupakan metode baru yang sekarang ini menjadi standar dalam suatu pembuatan website.

sekian pembahasan ini, semoga bermanfaat ya untuk sobat semua, bye...

Sumber : (https://id.wikipedia.org/wiki/Web_Programing)